Tip Bekerja

Selasa, 17 Maret 2009

Tips Interview

Pada intinya, sama seperti proses psikotes, maka interview bertujuan untuk mencari orang yang cocok dengan posisi tersebut. It’s not about looking for the best, but looking for the suitable one.Dengan melihat hal-hal diatas, maka yang harus kita persiapkan ketika proses interview:
1. Kuasai profile perusahaanNggak lucu kan, kalo proses interview, kita sama sekali nggak tau apa-apa tentang perusahaan itu. Buka webnya, cari tau perusahaan itu bergerak di bidang apa. Positifnya, kalau-kalau interviewer nanya, paling nggak kita nggak buta-buta banget, dan bisa nambah nilai kita dimata interviewer. Satu lagi.. kita nggak ketipu sama “perusahaan kacangan”.
2. Pelajari job desk kita saat ini dan job desk pekerjaan yang ditawarkanPertanyaan paling umum yang pasti akan ditanyakan adalah apa job desk kita saat ini. Pertanyaan ini menggali banyak hal; termasuk cara kerja, gaya kerja, energi, motivasi, dll. But don’t worry lah.. as long as kita jujur dan nggak nge-bullshit mengenai kerjaan kita. Kita pasti akan bisa menjawabnya dengan baik.
3. Pelajari kemampuan dan pengetahuan teknikal yang dibutuhkanIni sih udah jelaslah.. Mana ada perusahaan yang mau rekrut orang yang gak tau apa-apa sama sekali.. he he he.
4. Berikan kesan yang baik pada interviewerHadir tepat waktu, berpakaian yang sopan, menjawab dengan tidak bertele-tele, berkomunikasi dengan lancar dan smart; serta menjaga eye contact adalah beberapa cara untuk memberikan kesan yang baik ke interviewer.
5. Pahami kemampuan diri dan Be yourselfTidak usah berpura-pura atau melebih-lebihkan keadaan diri kita. Kenapa? mungkin saja dengan begitu nanti kita diterima kerja karena dianggap posisi tersebut sesuai dengan kita. Tapi ketika di terima ternyata kita nggak begitu, padahal expectancy mereka sudah terlalu tinggi. Akibatnya ? bisa nggak lolos probation deh.. he he..

Senin, 16 Maret 2009

BAGI KAMU YANG BELUM BEKERJA.......!

Tips Mencari Kerja
Tips Melamar Kerja Untuk Fresh Graduate
Tips Mencari Kerja, Job Hunting Tips
Sebelum melamar pekerjaan kita terlebih dahulu harus tahu, apa yang diinginkan oleh perusahaan. Perusahaan menginginkan calon karyawan yang bisa berkontribusi langsung untuk perusahan. Bila kita perhatikan lowongan pekerjaan, hampir sebagian besar mencantumkan perlunya pengalaman kerja. Bagi mereka yang fresh graduate, tidak perlu menyebabkan minder ataupun putus asa.
Coba kita pahami apa yang mereka inginkan bila untuk posisi yang sebenarnya bisa dikerjakan oleh mereka yang fresh garaduate masih ditekankan perlunya pengalaman kerja.
Perhatikan perusahaan kosmetik yang memilih modelnya untuk menduduki posisi Public Relation Manager walaupun ia belum berpengalaman. Apa yang dapat kita pelajari di sini, perusahaan menginginkan mereka yang dapat berkontribusi langsung. Apa yang dapat diberikan oleh si model kepada perusahaan kosmetik padahal ia belum berpengalaman kerja. Dengan belum berbuat apa-apa sebagai public figure, ia sudah bisa memberikan keuntungan bagi permusahan dengan memberikan image tertentu.
Oleh karena itu dalam melamar: Perhatikan kualifikasi apa yang mereka tekankan, akan lebih baik bila anda memilih perusahaan yang memiliki bidang usaha yang sejalan dengan latar belakang pendidikan, ketrampilan yang anda kuasai ataupun kegiatan (aktivitas) yang sudah pernah anda lakukan (misal mengikuti kegiatan pameran sebagai event organizer) .
Bisa juga menjadi pertimbangan bila anda memiliki hobby yang bisa ditonjolkan apalagi bila sudah dibuktikan dengan prestasi (juara lomba musik misalnya akan menjadi nilai tambah bila anda melamar keperusahaan yang memproduksi ataupun menjual alat musik, lomba gambar dan kreasi iklan untuk posisi Artis dibidang periklanan).
Perusahaan mengharapkan anda dapat cepat belajar agar bisa dikembangkan untuk kemudian bisa berkontribusi secara maximal. Ada beberapa perusahaan yang justru mencari mereka yang masih fresh graduate agar bisa dididik sesuai dengan keinginan mereka. Disini dapat kita lihat siapa yang mereka pilih. Mereka yang bisa memperlihatkan prestasi, aktivitas dan kreativitas diatas rata-rata yang umumnya dapat terpilih.
Mengapa demikian? Karena perusahaan memprediksi mereka yang aktif dan kreatif serta sudah bisa menunjukkan prestasi umumnya memiliki potensi dan motivasi yang besar untuk bisa dikembangkan karena mereka dapat dengan cepat belajar/memahami apa yang akan diberikan sehingga dan sudah pasti akan dapat berkontribusi secara maximal.
Oleh karena itu, jangan berdiam diri dengan hanya menunggu datangnya kesempatan bekerja. Teruskan kejar prestasi dalam bidang apa saja. Aktiflah dalam mencari nilai tambah, cari pengalaman yang dapat dicapai. Selagi masih kuliah ada baiknya mengikuti kegiatan ekstra kurikuler (tentunya harus pandai mengatur waktu agar tetap dapat berprestasi baik dibidang akademik ataupun non akacemik), ataupun mengikuti organisasi atau kegiatan di luar sekolah.
Aktivitas dan kreativitas anda akan menjadi nilai tambah dan pasti akan diperhitungkan oleh calon user anda nantinya.